Editorial:
Gorontalo –Expedisi Pinogu yang di mulai pada 21/9/2026 berakhir siang tadi 23/9/2026,Gubernur Gusnar bersama Rombongan tiba kembali di desa Tolabolo Suwawa,Perjalanan Pulang menghabiskan waktu 3 jam,Tampak Motor motor Ojek Trail warga becek karna terkena sedikit Lumpur dan Debu.
Sebuah catatan sejarah baru terukir di Provinsi Gorontalo. Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail, resmi menjadi kepala daerah pertama yang berhasil menembus jantung kawasan terisolir, Desa Pinogu, yang terletak didalam Hutan Rimba Taman Nasional Bogani Nani wartabone. Keberhasilan ini bukanlah perjalanan dinas biasa, melainkan sebuah ekspedisi penuh tantangan yang mengandalkan keberanian dan ketangguhan fisik dan Mental dengan menggunakan ojek motor trail milik warga setempat.

Perjalanan menuju Desa Pinogu tak bisa dipandang sebelah mata. Rute yang harus dilalui adalah medan hutan rimba yang masih sangat alami dengan kontur jalan yang terjal dan ekstrem. Untuk mencapai desa tersebut, Gubernur Gusnar harus berboncengan mengikuti kepiawaian para pengemudi ojek trail lokal.
Ketelitian dan pengalaman para sopir ojek menjadi kunci utama kelancaran ekspedisi ini, mengingat jalur yang dilalui seringkali hanya berupa tanah berbatu, tanjakan curam, dan lumpur yang menganga.
Ekspedisi ini bukan sekadar kunjungan simbolis. Bagi Gubernur Gusnar, menembus Pinogu adalah langkah strategis yang sangat berharga untuk menginventarisir kekayaan dan keindahan alam Gorontalo yang selama ini tersembunyi dan Terisolir.
Pinogu dikenal memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, ekonomi wisata, dan budaya yang masih sangat otentik. Kehadiran orang nomor satu di Gorontalo itu menjadi bukti nyata bahwa wilayah pinggiran tidak akan pernah luput dari perhatian pembangunan.
Dalam kunjungannya, Gubernur Gusnar menyaksikan langsung bagaimana sulitnya akses bagi masyarakat Pinogu, terutama para petani, untuk mengangkut hasil bumi dan Keperluan barang Rumah tangga,mereka ke pusat perekonomian di Suwawa dan Kota Gorontalo.
Menjawab kegelisahan tersebut, Gubernur Gusnar merencanakan sebuah terobosan besar,membangun jalan motor yang lebih baik dan layak dari Desa Tulabolo-Suwawa, menuju Desa dan Kecamatan Pinogu,Ada Ribuan Orang yang tinggal di Pinogu.
Rencana pembangunan infrastruktur sepanjang 41 kilometer ini menjadi angin segar bagi warga Pinogu, Dengan adanya jalan penghubung yang memadai, diharapkan para petani dan warga Pinogu tidak lagi kesulitan mengantar hasil pertanian mereka. Selain itu, akses yang lebih mudah juga diproyeksikan akan mendongkrak sektor pariwisata, membuka pintu bagi wisatawan yang ingin menikmati eksotisme alam dan budaya Pinogu serta Kopi Asli Pinogu.
Adanya jalan ini diharapkan perekonomian warga Pinogu dan Suwawa bisa terjadi percepatan untuk tumbuh dan berkembang.
Gubernur Gusnar, optimis bahwa konektivitas adalah kunci utama kesejahteraan.
Masyarakat Pinogu menyambut Gembira kedatangan Gubernur Gusnar. Rasa terima kasih yang mendalam disampaikan warga atas perhatian khusus yang diberikan kepada desa mereka. Selama ini, Pinogu seperti permata yang terisolasi,indah namun sulit dijangkau. Kehadiran Gubernur Gusnar membawa harapan baru bahwa keterisolasian akan segera berakhir, dan kesejahteraan akan segera datang melalui jalan yang selama ini mereka impikan.
Ekspedisi Gubernur Gusnar Ismail ke Pinogu ini menjadi simbol komitmen pemerintah Provinsi dalam membangun dari pinggiran. Menembus rimba dengan ojek trail adalah bukti bahwa tidak ada jarak yang terlalu jauh dan tidak ada medan yang terlalu berat untuk memastikan pembangunan merata hingga ke pelosok negeri.
Ekspedisi Ini memakan waktu 2 hari 1 malam,Gubernur Gusnar bersama para OPD dan para Jurnalis Menginap 1 malam di Pinogu.
Dalam Sambutannya,Gubernur Gusnar Mengucapkan Terima Kasih kepada Para Ojek Yg telah menjadi Kunci utama expedisi ini,Gubernur Gusnar Juga Bersyukur expedisi ini berjalan dengan Lancar dan Kembali dengan Selamat.