GORONTALO — Peta dukungan menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo bergerak dinamis. Informasi terbaru yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan angin kontestasi kini berubah arah, dengan dukungan mengarah ke bakal calon Ketua Umum Fauzan Fadel Muhammad.
“Ta putar arah angin,” kata seorang peserta Musprov, singkat namun sarat makna, menggambarkan pergeseran dukungan yang terjadi di balik layar forum pemilihan ketua umum periode 2026–2031 itu.
Pergeseran tersebut tak lepas dari konsolidasi yang dibangun Fauzan dalam beberapa hari terakhir. Ia telah menyelesaikan seluruh administrasi sebagai calon Ketua Umum dan memperoleh dukungan dari lebih dari seratus pemilik KTA Kadin di Gorontalo, jauh sebelum Musprov bergulir. Sejak April 2026, Fauzan aktif menemui mantan ketua umum Kadin, senior, pengurus lama dan baru, unsur caretaker, asosiasi dunia usaha, hingga pelaku UMKM di seluruh kabupaten dan kota.
Dukungan terbuka kepada Fauzan datang dari sejumlah daerah. Ketua Kadin Kabupaten Pohuwato Aan dan Ketua Kadin Kabupaten Boalemo Rivel Pagau menyatakan optimistis seluruh pemilik hak suara dari masing-masing wilayah akan memberikan dukungan penuh kepada Fauzan.
“Kami di Pohuwato solid. Komunikasi dengan seluruh pengurus berjalan baik dan semangat teman-teman sama. Insya Allah kami optimistis full voter Pohuwato memberikan dukungan kepada Fauzan Fadel Muhammad,” ujar Aan.
Rivel Pagau menyampaikan sikap serupa. “Boalemo insya Allah solid. Kami sudah bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan pengurus serta teman-teman pemilik hak suara. Kami optimistis full voter Boalemo bersama Fauzan Fadel Muhammad,” tegasnya.
Faktor jaringan menjadi modal besar bagi Fauzan. Ia merupakan putra Fadel Muhammad, tokoh yang pernah menjabat Gubernur Gorontalo dua periode dan berkiprah sebagai anggota DPR RI serta DPD RI. Dukungan sang ayah terhadap pencalonan Fauzan sudah mengemuka menjelang Musprov V dan menjadi faktor yang tak bisa dipandang sebelah mata dalam membangun konsolidasi.
Mandat keluarga itu diakui Fauzan secara terbuka. “Saya pulang demi Gorontalo. Ada mandat dari Ayah untuk ikut membangun Gorontalo. Ikhtiar saya melalui dunia usaha,” ujarnya.
Meski demikian, Fauzan menegaskan dirinya tidak mudah berhenti di tengah jalan. “Saya ini selalu bertarung sampai titik darah penghabisan. Kita akan terus maju memenangkan Kadin Gorontalo demi rumah dunia usaha yang lebih baik,” tegasnya. Menghadapi dinamika yang berkembang, ia justru mengaku semakin bersemangat. “Saya siap lahir dan batin. Saya sangat menikmati dinamika Kadin Gorontalo ini. Justru saya semakin semangat untuk memenangkan kontestasi ini,” katanya.
Kontestasi yang mempertemukan dua modal berbeda, yakni jaringan yang kuat di satu sisi dan gagasan organisasi di sisi lain, diprediksi berlangsung ketat. Setiap pemilik hak suara akan menentukan arah organisasi pengusaha terbesar di Gorontalo lima tahun ke depan.
di tengah dinamika itu, pesan kedewasaan berorganisasi tetap mengemuka. Ketua BPD HIPMI Provinsi Gorontalo Ulie Anwar menekankan bahwa siapa pun yang terpilih harus mampu merangkul seluruh pihak.
“Siapapun yang terpilih harus saling merangkul. Karena kita bisa belajar dari proses ini. Di HIPMI sendiri kita punya motto bertanding untuk bersanding,” katanya.
Senada dengan itu, Gubernur Gusnar Ismail yang membuka Musprov V mengajak seluruh peserta menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam organisasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi organisasi dan harus disikapi secara dewasa.
Musprov V Kadin Gorontalo dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pengurus pusat, termasuk anggota Komisi XI DPR RI Rusli Habibie, anggota DPD RI Fadel Muhammad, serta sejumlah Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian acara tersebut.
Angin memang sedang berubah. Namun di atas semua itu, dunia usaha Gorontalo menanti pemimpin yang mampu menjadikan Kadin sebagai rumah besar pengusaha, mitra strategis pemerintah, dan motor penggerak ekonomi daerah. Seperti disampaikan Gubernur Gusnar, “Harapan saya, teman-teman Kadin yang akan menjadi motor penggerak dan poros utama membangun Gorontalo.”