Gorontalo — Suasana Ballroom Aston Hotel Gorontalo, Ahad (20/9/2026), menyajikan pemandangan yang menarik. Dua bakal calon Ketua Umum KADIN Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad dan Andi Ilham, duduk dalam satu ruangan yang sama. Keduanya menghadiri Dialog KADIN Indonesia bersama KADIN Kabupaten dan Kota se-Provinsi Gorontalo yang mengangkat tema “Masa Depan Pengusaha Indonesia: Kadin Kini dan Nanti”. Momen ini menjadi semacam jeda di tengah tensi kompetisi yang kian memanas menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) V KADIN Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung Senin, 21 September 2026.
Keduanya telah dinyatakan memenuhi syarat sebagai bakal calon oleh Steering Committee Musprov V melalui keputusan Nomor 020/SK-MUPROV/KADIN-GTO/IX/2026. Andi Ilham, pengusaha dari PT Amura Pratama, dan Fauzan Fadel Muhammad, pengusaha dari PT Dwinanta Putra Pratama, resmi berhak mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses pemilihan. Dengan hanya dua kandidat, Musprov V dipastikan menghadirkan pertarungan head to head yang setiap suaranya akan menentukan arah organisasi dunia usaha Gorontalo untuk lima tahun ke depan.
Di atas kertas, kontestasi ini mempertemukan dua figur dengan latar belakang dan jaringan yang berbeda. Andi Ilham dikenal sebagai pengusaha yang tidak berasal dari keluarga dengan latar belakang politik kuat. Meski pernah masuk dalam kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon Wakil Wali Kota Gorontalo, ia membawa narasi penguatan organisasi dari sisi profesionalisme dan kemandirian dunia usaha. Salah satu gagasan yang mencuat adalah komitmennya untuk mewakafkan kantor permanen bagi KADIN Provinsi Gorontalo.
Sementara Fauzan Fadel Muhammad datang dengan modal jaringan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia merupakan putra Fadel Muhammad, tokoh yang pernah menjabat Gubernur Gorontalo dua periode dan kemudian berkiprah sebagai anggota DPR RI serta DPD RI. Sang ayah secara terbuka menyatakan restu dan dukungannya. “Saya merestui dan mendukung, Fauzan untuk jadi Ketua Umum KADIN Provinsi Gorontalo. Dia punya kapasitas dan network yang bagus,” ujar Fadel Muhammad. Fauzan menegaskan tekadnya untuk berjuang hingga akhir. “Berjuang sampai akhir. Tidak ada kata mundur. Kita berjuang untuk menang,” tegasnya.
Lobi-Lobi di Menit Akhir
Hingga berita ini diturunkan, lobi-lobi dari kedua kubu masih terlihat intens. Peta dukungan menjelang Musprov V semakin dinamis. Kubu Andi Ilham terus membangun komunikasi dengan pemilik suara hingga ke KADIN kabupaten dan kota. Meski isu dukungan ramai diperbincangkan, jumlah pasti belum dapat dipastikan karena semua klaim masih bersifat sementara dan baru akan teruji saat pemungutan suara.
Di sisi lain, kubu Fauzan juga tidak tinggal diam. Dukungan terbuka kepada Fauzan datang dari sejumlah daerah, termasuk KADIN Pohuwato dan Boalemo yang menyatakan sikap solid. Ketika ditanya mengenai kemungkinan islah, Fauzan membuka ruang. Namun ia memberikan penegasan mengenai posisi kepemimpinan. “Soal islah boleh saja. Tapi ketua umumnya Fauzan Muhammad,” ujarnya.
Musprov V KADIN Gorontalo sendiri merupakan bagian dari rangkaian yang telah berlangsung sejak 18 September 2026. Panitia sebelumnya telah melantik pengurus KADIN kabupaten dan kota se-Gorontalo, dan Andi Ilham tercatat hadir menyaksikan momen tersebut. Menurutnya, pelantikan enam Ketua Umum KADIN kabupaten dan kota adalah momen sakral dalam organisasi.
Dengan format head to head, Musprov V diprediksi berlangsung ketat karena setiap suara akan menentukan arah organisasi lima tahun ke depan. Di tengah persaingan yang memanas, dialog publik yang mempertemukan Fauzan dan Andi Ilham dalam satu ruangan setidaknya memberikan gambaran bahwa kompetisi ini tetap berjalan dalam koridor organisasi yang bermartabat. Namun hingga menit terakhir, kedua kubu masih terlihat aktif melakukan lobi-lobi untuk memastikan dukungan. Arah organisasi dunia usaha Gorontalo kini sepenuhnya bergantung pada suara para peserta Musprov yang akan digelar esok hari.