GORONTALO — Diskusi publik dalam rangkaian pelantikan pengurus Kadin kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo menyoroti secara khusus program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia, Widiyanto Saputro, memaparkan posisi strategis koperasi sebagai bagian tak terpisahkan dari konstituen Kadin.
Dalam paparannya, Widiyanto menegaskan bahwa keberadaan KDMP sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri, yang menyebutkan bahwa Kadin tidak hanya menaungi perusahaan swasta dan BUMN, tetapi juga koperasi serta UMKM. “Undang-undang menyebutkan Kadin membawahi BUMN, swasta, juga koperasi dan UMKM,” ujarnya, mengutip pernyataan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam berbagai kesempatan.
Menurut Widiyanto, program KDMP yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan peluang besar bagi Kadin untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara pengusaha dan koperasi dalam membangun rantai pasok yang kuat. “Setiap anggota Kadin dapat mengambil peran sesuai bidang usaha masing-masing, mulai dari sektor peternakan, hortikultura, hingga perikanan, yang semuanya bisa diintegrasikan dalam satu rantai pasok yang menjamin ketersediaan bahan baku,” jelasnya.
Widiyanto juga mengungkapkan bahwa Kadin Indonesia telah menyiapkan skema pembiayaan untuk mendukung pengembangan KDMP. Sebelumnya, Kadin telah menggelar rapat koordinasi nasional koperasi untuk merumuskan dukungan tersebut. “Kalau 80.000 Koperasi Desa ini berjalan baik dengan model bisnis yang tepat, dampaknya bisa sangat besar bagi perekonomian,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kadin memiliki jaringan yang tersebar hingga tingkat kabupaten/kota, sehingga dapat berperan sebagai “kakak asuh” bagi KDMP. Peran ini sejalan dengan ajakan Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang secara terbuka mengajak Kadin untuk menjadi mitra strategis dalam pembinaan KDMP di seluruh Indonesia, khususnya di sektor industri dan pertambangan.
Dalam konteks Gorontalo, Widiyanto berharap pengurus Kadin kabupaten/kota yang baru dilantik dapat mengawal dan meningkatkan kapasitas KDMP di wilayahnya masing-masing. Dengan potensi sektor pertanian dan perikanan yang melimpah, Gorontalo dinilai memiliki modal kuat untuk mengembangkan KDMP sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Pelantikan Pengurus Kabupaten/Kota
Usai diskusi publik, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Kadin kabupaten/kota terpilih yang mencakup seluruh wilayah di Provinsi Gorontalo. Pelantikan ini menjadi bagian dari tahapan menuju Musprov V Kadin Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September 2026.
Dengan terlaksananya pelantikan ini, diharapkan Kadin kabupaten/kota se-Gorontalo dapat bersinergi secara solid dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor UMKM, pertanian, dan industri pengolahan. Integrasi koperasi sebagai bagian dari konstituen Kadin diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berdaya saing di Provinsi Gorontalo.
Diskusi publik ini dimoderatori oleh Rifa Iben dan Joelene Marie, yang memandu jalannya sesi tanya jawab antara pembicara dan peserta yang terdiri dari kalangan pengusaha, akademisi, serta perwakilan pemerintah daerah.