SURABAYA — Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam terpilih, Dr. Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Menteri Koperasi Republik Indonesia, menyatakan kesiapannya untuk berkunjung ke Provinsi Gorontalo. Rencana kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi Syarikat Islam sekaligus mendorong pengembangan gerakan ekonomi umat di daerah.
Informasi tersebut disampaikan Ketua Delegasi Syarikat Islam Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, melalui sambungan telepon kepada Redaksi Himpunan, saat dirinya bersama rombongan delegasi Gorontalo masih berada di arena Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 Syarikat Islam di Surabaya.
Ferry Juliantono yang Merupakan Sahabat Almarhum Rachmat Gobel sebelumnya menjabat sebagai Sekjend Syarikat Islam,sedangkan Alm Rachmat Gobel sebagai Wakil Ketua Syarikat Islam.
Ridwan Monoarfa mengungkapkan, dirinya telah berdiskusi intens secara langsung dengan Ferry Juliantono di sela-sela pelaksanaan kongres. Pertemuan tersebut berlangsung dengan pembicaraan yang cukup panjang, membahas sejumlah hal terkait organisasi Syarikat Islam dan harapan terhadap penguatan peran organisasi dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Menurut Ridwan, kesediaan Ferry Juliantono untuk datang ke Gorontalo menjadi kabar positif bagi perkembangan Syarikat Islam di daerah. Kehadiran tokoh nasional yang kini dipercaya memimpin Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam sekaligus menjabat Menteri Koperasi itu diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara pengurus pusat dan kader di daerah.
“Alhamdulillah, kami telah berdiskusi langsung dengan Dr. Ferry Juliantono di sela-sela kegiatan kongres. Dalam diskusi tersebut, beliau menyampaikan kesiapannya untuk datang ke Gorontalo,” ungkap Ridwan saat via telpon dengan Jurnalis Himpunan.
Ridwan menilai, komunikasi langsung dengan pimpinan terpilih Syarikat Islam merupakan langkah penting dalam membangun hubungan organisasi yang lebih kuat. Menurutnya, konsolidasi tidak cukup hanya dilakukan melalui forum formal, tetapi juga perlu diwujudkan dalam komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara pengurus pusat dan daerah.
Ia berharap rencana kunjungan Ferry Juliantono ke Gorontalo nantinya dapat menjadi kesempatan untuk membicarakan berbagai agenda strategis organisasi, terutama penguatan kaderisasi, pengembangan kewirausahaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.
Sebagai Menteri Koperasi,
Ferry Juliantono dinilai memiliki relevansi strategis dengan agenda perjuangan ekonomi Syarikat Islam. Organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam membangun kesadaran ekonomi rakyat tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam mendorong lahirnya pelaku usaha baru, mengembangkan koperasi, dan meningkatkan kemandirian ekonomi umat.
Bagi Syarikat Islam Gorontalo, peluang kunjungan tersebut juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Ridwan menegaskan bahwa semangat perjuangan Syarikat Islam harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, penguatan organisasi perlu berjalan seiring dengan pengembangan program sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Saat ini, Ridwan Monoarfa bersama rombongan delegasi Syarikat Islam Provinsi Gorontalo masih mengikuti rangkaian Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 Syarikat Islam di Surabaya. Kehadiran delegasi Gorontalo dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, menyerap gagasan strategis, dan membangun komunikasi dengan kepemimpinan baru organisasi.
Meski demikian, waktu pelaksanaan kunjungan Ferry Juliantono ke Gorontalo belum disebutkan. Rencana tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi antara pimpinan pusat dan jajaran Syarikat Islam di Provinsi Gorontalo.